In pelayanan buruk Ramayana

Pelayanan Ramayana Diponegoro Bali yang buruk

Pada tanggal 13 Agustus 2015 sekitar pukul 8 malam, saya dan teman saya datang ke Ramayana Diponogoro, Bali. Setelah melihat lihat sayapun memutuskan untuk membeli sebuah boneka berbentuk kaki yang biasanya dipakai waktu natal(Lantai 1). Kebetulan sekali lagi discount pikir saya. Dari harga Rp. 79.000 menjadi Rp. 29.500. Sayapun mengatakan pada pegawai yang menjaga stand tersebut(Rosi) bahwa saya akan membelinya Dan dia(Rosi) memberikan nota untuk pembayaran d kasir.

Setelah itu saya melihat-lihat dulu di atas sebelum membayar. Karena diatas tidak Ada yang cocok saya kembali ke bawah untuk membayar boneka tersebut. Sayapun mengantri. Setelah tiba giliran saya, Boneka tersebut ternyata tidak sesuai dengan harga yang tertera Rp. 29.500, dikasir menjadi Rp. 37.500. Dan label harga Rp. 29.500 tersebut diambil.
Saya pun bertanya baik-baik pada kasirnya(kitty), "loh bukannya harganya Rp.29.500 ya? Karena kasir terlihat tidak mengerti, sayapun meminta bukti label yang telah diambil pegawai penjaga stand(Rosi) dan menunjukkan pada kasir(Kitty). Lalu si Kitty berkata pads Rosi," dia nyalahin gue". Lalu kasir(Kitty) berkata kepada ya," Kalau ga beli gak papa" sebanyak 3kali. Padahal saya posisi sudah mengeluarkan uang dan mau bayar.
Dan barang saya langsung di taruh d meja belakang, dan siap melayani pembeli lain tanpa menghiraukan saya. Dan sayapun pergi untuk kompalin.

Saya merasa sangat kesal sekali dengan kejadian ini. Pertama Kali dalam hidup saya, saya diperlakukan seperti ini. Biasanya saya belanja tidak pernah mendapatkan perlakuan yang sangat TIDAK SOPAN seperti ini.

Sebenarnya saya tidak masalah bila ternyata harganya Rp.37.500. Tapi caranya kasir(kitty) memperlakukan saya itu yang saya tidak terima. Dia sama sekali tidak bisa menghargai pembeli. Apa seperti ini SOP yang diterapkan di Ramayana Diponegoro,Bali? Sungguh mengecewakan.

Saya menyatakan keluhan pada bagian informasi tapi tak mendapat tanggapan. Dan petugas informasi tidak Ada keinginan sama sekali untuk menanggapi keluhan saya.
Sayapun berusaha berbicara dengan Manager disana(yang katanya bernama pak Robert). Tapi kata petugas informasi Manager sedang cuti s.d tgl 1 September 2015.

Saya pun pergi, dan bertanya pada penjaga stand" lain mengenai Manger. Disitu saya mengetahui bahwa petugas informasi berbohong pada saya. Sebenarnya Manager hari itu tidak cuti.

Sayapun mencari supervisor dan menyatakan keluhan saya. Katanya dia akan menegur kasir tersebut(Kitty).

Semoga saja SOP dan kinerja pelayanan Ramayana Diponegoro,Bali dapat diperbaiki. Agar tidak Ada customer yang kecewa lagi seperti saya.
Terima kasih

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Solusi LDR

Solusi LDR

Dalam menjalin sebuah hubungan, tentunya tidak akan pernah selalu mulus. Pasti akan ada lika-liku'nya dalam menjalin hubungan. Apalagi bila itu adalah hubungan jarak jauh/LDR. Nah untuk menjalin hubungan diperlukan suatu komitmen. Selain itu kepercayaan, kesetiaan, dan juga yang terpenting adalah sebuah komunikasi yang bagus. Bila hal tersebut dapat berjalan dengan baik, kemungkinan besar suatu hubungan dapat langgeng/awet.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In keluarga

keluarga

Keluarga adalah hal terindah yang diberikan Tuhan untuk kita. Disaat kita sedang berada di atas diatas angin, banyak orang yang mendekat pada kita. namun begitu kita jatuh semuanya pergi menjauh. Tetapi keluarga tetap selalu ada. memberi dukungan, semangat, motivasi dan harapan baru. membuat kita kembali bersemangat untuk meraih impian kita. Terima kasih atas segalanya keluargaku tersayang.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Zona nyaman

sanggupkah?

Hidup itu terus berputar.. kadang di atas kadang dibawah, mirip seperti roda. Terkadang saat kita telah menemukan zona nyaman kita, kita gak mau untuk keluar dari zona nyaman itu. Padahal zona nyaman itu sebenarnya tak membuat kita berkembang. Saat ini lah kita diuji untuk untuk berpikir secara luas dan menerima kenyataan bahwa kita tak mungkin terus selamanya berada pada zona nyaman. Tapi sanghupkan kita menghentikannya saat masih terasa indah?

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut